Dampak Kecemasan Bagi Kesehatan Tubuh
Kecemasan adalah kondisi dimana manusia mengalami gangguan psikologis. Rasa cemas bisa dialami oleh siapa saja jika sedang dalam kondisi tidak stabil, baik secara mental maupun emosional.
Penyebab munculnya kecemasan tidak bisa diprediksi dengan pasti. Karena faktanya,kecemasan seseorang dapat muncul dari faktor-faktor emosional. Salah satunya ialah akibat gagalnya syaraf-syaraf otak untuk mengontrol emosi dan rasa takut yang kemudian dapat mengubah komunikasi sel-sel syaraf dalam otak.
Setiap orang yang memiliki gangguan kecemasan harus bisa mengendalikan diri agar bisa mengontrol emosinya menjadi lebih stabil. Apabila kecemasan terus meningkat dan menyebabkan rasa takut berlebihan, hal ini dapat mengganggu kesehatan tubuh.
Menurut Healthline, ada beberapa jenis gangguan kecemasan yang bisa dirasakan manusia. Diantaranya, kecemasan umum, sosial, stres, pasca trauma, obsesif-kompulsif, fobia, dan juga gangguan kepanikan. Disadari atau tidak gangguan-gangguan tersebut dapat mengganggu kesehatan tubuh, seperti:
1. Menurunkan Imunitas Tubuh
Kecemasan yang dialami dalam jangka pendek dapat meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh terhadap kondisi saat ini. Namun, apabila kecemasan terjadi dalam kurung waktu yang lama justru dapat merusak imunitas dan sistem kekebalan tubuh manusia.
Kondisi ini dikarenakan hormon kortisol melakukan pencegahan proses pelepasan zat yang menyebabkan peradangan, dan mematikan aspek sistem kekebalan tubuh yang melawan infeksi.
2. Mengganggu Kinerja Jantung
Kecemasan dapat menyebabkan perubahan pada detak jantung dan sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Pada kondisi ini jantung akan berdetak lebih cepat yang juga dibarengi dengan peningkatan aliran darah yang membawa oksigen segar dan nutrisi ke otot.
Percepatan peningkatan aliran darah dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit, dan keadaan ini disebut vasokonstriksi. Orang yang mengalami vasokonstriksi akan mengalami peningkatan suhu tubuh dan membuat tubuh melakukan respons dengan mengeluarkan keringat dingin. Orang yang sering mengalami kecemasan dapat menaikan risiko terserang penyakit jantung.
3. Mengganggu Fungsi Pencernaan
Kecemasan akan membuat adrenalin dalam tubuh meningkat yang justru dalam kondisi tersebut dapat mengurangi aliran darah dan dapat melemaskan otot-otot perut untuk bekerja mencerna makanan. Melemahnya kinerja otot perut dapat menyebabkan seseorang menjadi mual, diare, dan perasaan bahwa perutnya bergejolak, bahkan kehilangan nafsu makan.
4. Menyebabkan Gangguan Pernapasan
Orang yang sedang mengalami kecemasan memungkinkan mengalami kondisi pernafasan yang semakin cepat dan dangkal, yang disebut dengan hiperventilasi.
Gangguan hiperventilasi dapat membuat paru-paru bekerja lebih keras untuk mengambil lebih banyak oksigen dan mengangkutnya ke seluruh tubuh dengan cepat. Penyerapan oksigen ini dilakukan untuk membuat tubuh kembali normal dari rasa lelah karena pernafasan yang tidak stabil. Adapun gelaja hiperventilasi di antaranya pusing, merasa lemah, perasaan geli, dan kelelahan
5. Depresi atau Stres Kronis
Stres memiliki dampak langsung dan nyata pada kesehatan mental. Stres kronis menyebabkan depresi, atau justru memperburuk depresi yang ada sebelumnya.
Atasi dengan: Rutinlah berolahraga. Olahraga dapat meningkatkan produksi neurotransmitter dan endorfin. Keduanya dapat meningkatkan mood dan menurunkan risiko depresi, penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker.
Baca Juga : 5 Tips Agar Tidur Lebih Nyenyak Di Malam Hari

Leave a Reply