[FEATURED] Ade Fitrie Kirana: Waspada Rayu Bujuk Filler Payudara Abal-abal
Featured In : Nalar.id
Diketahui, suntik filler telah menjadi prosedur yang kerap dilakukan guna menambahkan volume di bagian tubuh tertentu. Biasanya, prosedur tersebut dilakukan di daerah wajah. Dagu, misalnya.
Tetapi, kini orang mulai tertarik dengan prosedur filler payudara. Lantas, apakah hal ini cukup aman dilakukan? Terlebih atas kejadian yang belakangan ini dialami Monica Indah, selebgram yang payudaranya rusak akibat malpraktek suntik filler abal-abal.
Pemilik bisnis kecantikan AFK Beauty Skincare Clinic & Aesthetic, Ade Fitrie Kirana menganggap, kasus yang dialami Monica ini tergolong malpraktik filler payudara. Terlebih, salon, di mana lokasi suntik filler abal-abal tersebut tanpa memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan.
“Jelas, kita tak bisa memastikan keamanannya. Biasanya, kita tidak bisa memastikan keamanannya. Biasanya, hal-hal seperti itu karena ingin untung besar atau harga murah. Enggak tahu bahan dasarnya seperti apa,” kata Ade Fitrie Kirana, dalam podcast YouTube, belum lama ini.
Apalagi oknum pelaku mematok tarif suntik filler dengan angka murah dan ‘kurang masuk akal’.
“Ini oknum, mementingkan pihak mereka tanpa memikirkan keselamatan pengguna. Sekarang era teknologi super canggih. Orang yang mengaku-ngaku bisa menyuntik, atau apapun namanya. Tapi, tahu enggak, sekarang beli obatnya bisa di toko online tanpa tahu harus pakai resep dokter dan bisa klaim dan bilang, ini bagus,” kata Ketua Umum Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (YPPAI) ini.
Ade mengajak pengguna atau konsumen untuk meng-compare ke beberapa e-commerce, mengapa filler ini terlalu murah.
Baca Selengkapnya: Ade Fitrie Kirana: Waspada Rayu Bujuk Filler Payudara Abal-abal




Leave a Reply