5 Kebiasaan yang Harus Dihindari agar Kulit Wajah Tidak Kusam
Saat ini, lebih mudah untuk kamu menemukan berbagai cara tentang cara merawat kulit. Dari mulai minum banyak air dan makan makanan sehat hingga memilih produk skincare yang tepat dan cocok untuk kulit wajahmu.
Namun, terkadang perawatan wajah yang tepat tidak hanya berfokus pada hal-hal apa saja yang harus dilakukan, jarang dari kita yang paham bahwa ada juga hal-hal yang harus dihindari.
Terkadang, kamu tidak menyadari efek negatif dari hal-hal tertentu pada kulit kita. Pada beberapa kasus, kerusakan akibat kebiasaan kulit yang buruk bisa memakan waktu berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun, untuk kemudian muncul. Artinya, ketika kamu menyadari bahwa kulit sudah rusak, maka perilaku itu telah begitu mendarah daging sehingga sulit untuk dihentikan.
Daripada menyesal di kemudian hari, berikut ini kebiasaan yang harus dihindari dan dihentikan untuk dapatkan kulit wajah yang sehat dan bebas kusam:
1. Tidak Lupa Mencuci Wajah
Rasa malas untuk mencuci wajah sebelum tidur memang wajar, terutama setelah kamu melewati hari yang panjang.
Namun, hanya karena kamu tidak dapat melihat kotoran di wajah, tidak berarti wajah kamu bersih. Kotoran, minyak, dan polusi menumpuk dan bisa menyebabkan peradangan dan jerawat. Gunakan pembersih lembut dengan pelembab seperti gliserin atau minyak alami untuk menjaga kulit tetap terhidrasi.
2. Melupakan Tabir Surya (UV Protection)
Sinar matahari mungkin terasa hangat dan tidak terasa apa-apa. Namun, ia memiliki sinar ultraviolet (UV) yang bersifat merusak. Sinar UV ini mengarah pada penuaan dini dan kanker kulit. Penggunaan tabir surya tidak hanya saat kamu berada di pantai, tetapi seharusnya setiap saat.
Matahari dapat merusak kulit bahkan ketika cuaca berawan. SPF spektrum luas dapat memblokir sinar UVA dan UVB dan membuat kamu terlindungi sepenuhnya. Cari minimum SPF 30, dan jika kamu di luar, oleskan kembali setiap 2 jam. Pastikan kamu menggunakannya cukup, satu sendok teh penuh hampir tepat untuk wajah, termasuk garis rambut, di sekitar hidung, dan di bawah dagu.
3. Merokok
Apakah kamu tahu? Kandungan nikotin pada rokok bisa mengurangi aliran darah ke kulit, yang berarti kulit akan kekurangan oksigen dan nutrisi. Bahan kimia yang terdapat dalam tembakau merusak kolagen dan protein elastin yang memberi struktur kulit. Kulit perokok biasanya akan lebih tipis, kusam, lebih kusut, dan saat terjadi luka akan lebih lama untuk bisa sembuh.
Ditambah lagi, bertahun-tahun mengerutkan bibir untuk memegang rokok atau menyipitkan mata untuk mencegah asap dapat memperdalam garis dan menyebabkan lebih banyak kerutan di area tersebut. Meski antioksidan seperti vitamin A dan C dapat meringankan sebagian kerusakan ini, tetapi satu-satunya cara yang pasti adalah berhenti merokok.
4. Kurang Tidur
Setuju atau tidak, tidur merupakan kebutuhan kita yang penting untuk kesehatan kulit. Karena pada saat tidur, kulit akan beregenerasi. Waktu tidur yang normal adalah 8 jam. Kurangnya waktu tidur akan membuat masalah pada kulit diantaranya membuat kantung mata menghitam, kulit kusam dan tentu saja lesu saat bangun pagi. Karena itu, jangan terlalu sering begadang ya!
5. Stress
Jika kamu merasa sudah maksimal dalam merawat kulit, mungkin kamu harus memastikan lagi kondisimu sebenarnya. Stress bisa saja memicu kadar kortisol dan mempengaruhi aliran darah ke kulit. Hal inilah yang bisa membuat kulit kamu tampak lebih kusam dan kehilangan kecerahannya. Kurangi stress agar kulit bisa kembali sehat dan glowing ya!
Baca Juga : Tips Melakukan Eksfoliasi Untuk Kulit Tubuh

Leave a Reply