5 Kesalahan Umum Saat Mencuci Tangan
Pada masa pandemi Covid-19 ini, mencuci tangan merupakan aktivitas penting yang wajib kita lakukan. Meskipun hanya membasahkan tangan, beri sabun jika ada, bilas, selesai. Jika dilakukan dengan benar, kegiatan cuci tangan yang terlihat sederhana ini ternyata mampu menghilangkan bakteri dan virus hingga 90 persen.
Jadi, penting untuk mengetahui bagaimana cara mencuci tangan yang benar dan kapan saja waktu kamu harus mencuci tangan. Jangan cuci tangan hanya saat hendak makan. Cuci tangan pakai sabun juga mesti dilakukan setiap saat.
Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, cuci tangan menjadi salah satu unsur dalam protokol kesehatan guna memutus mata rantai penularan virus Covid19 ini. Ditambah dengan pakai masker dan jaga jarak dari kerumunan, maka kesehatan kita juga lebih terjaga. Agar lebih bersih dan higienis, berikut 5 kesalahan umum yang mungkin masih kamu lakukan saat mencuci tangan:
1. Mencuci Tangan Kurang dari 20 Detik
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyarankan durasi cuci tangan ideal adalah 20 detik. Jika kurang dari itu, maka kebersihan tangan akan kurang maksimal. Sebuah studi dari Michigan State University menemukan bahwa 95 persen orang tidak mencuci tangan cukup lama atau rata-rata hanya enam detik. Akibatnya, cuci tangannya sia-sia lantaran kurang efektif membunuh kuman.
Jangan lupa, mencuci tangan secara berkala dengan menggunakan air yang mengalir, sabun atau hand sanitizer ya, Glowingnesian.
2. Tidak Membersihkan Detail
Satu hal yang perlu kamu tahu, bahwa mencuci tangan hanya dengan menggosok bagian telapak saja tidaklah cukup. Kamu harus membersihkan pangkal sampai ujung jari, terutama yang memakai aksesoris seperti cincin, hingga celah kuku. Kuman kerap tersembunyi di bawah kuku, untuk itu jangan lupakan bagian kuku saat mencuci tanganmu.
3. Tidak Langsung Dikeringkan
Cara mencuci tangan sudah benar, tapi jika proses pengeringannya tidak tepat, maka kuman masih bisa berkembang di tanganmu. Keringkan tangan dengan tisu, handuk, atau alat pengering lainnya agar lebih . Pastikan seluruh area tangan, hingga sela jari kering sempurna agar tanganmu tetap bersih dan kuman-kuman yang tidak menempel lagi.
4. Waktu Cuci Tangan
Mencuci tangan sebaiknya dilakukan setiap kali setelah menyentuh benda. Terlebih ketika habis dari luar rumah, kita terpaksa memencet tombol lift, menekan tombol atau layar di mesin ATM, memegang gagang pintu, berpegangan pada handle bus atau kereta atau bahkan menyentuh handphone setiap saat. Semua benda yang kita sentuh selama di fasilitas umum bisa menjadi media transfer kuman yang paling rentan.
5. Menyentuh Benda Setelah Cuci Tangan
Agar tangan cepat Sebaiknya hindari menyentuh permukaan benda di tempat umum setelah mencuci tangan. Kesalahan yang paling umum adalah saat mematikan keran air setelah mencuci tangan. Jika sudah selesai membersihkan tangan, kamu bisa mematikan keran air atau membuka pintu toilet dengan menggunakan tisu atau handuk. Perhatikan ini agar proses cuci tanganmu semakin sempurna dan tidak sia-sia.
Baca Juga: 5 Cara Cerdas Tingkatkan Produktivitas Kerja

Leave a Reply