Hati-Hati Ya, Glowingnesian… Ini Kombinasi Skincare yang Tidak Boleh Kamu Pakai Bersamaan
Assalamualaikum Glowingnesian,
Pernah dengar istilah skincare cocktail?
Bisa jadi kamu juga pernah melakukannya tanpa sadar, yakni mencampur beberapa produk skincare sekaligus agar lebih praktis saat digunakan. Bukan cuma menghemat waktu, produk skincare disebut dapat mengoptimalkan kerja kandungan produk perawatan kulit dan memberikan manfaat plus. Cara ini juga umum diaplikasikan untuk mengatasi masalah kulit tertentu, terutama yang tidak cepat mereda dengan satu produk saja.
Menurut beberapa ahli dan dr.Ray, seorang dokter muda yang berpraktik di klinik AFK Beauty Skincare, menyatakan bahwa mencampurkan beberapa produk skincare wajar dilakukan banyak orang, bahkan para dermatolog. “Kamu yang mau mencampurnya tidak butuh 12 produk untuk dicampurkan, kadang dua produk saja sudah cukup,” ungkap dermatolog, dr. Ray.
Meski terkesan mudah dan praktis, tetap saja ada beberapa peringatan yang harus diperhatikan, khususnya seputar kandungan skincare yang tidak boleh dipakai secara bersamaan. Kita perlu mencari tahu dan memastikan produk skincare apa saja yang bisa dicampur.
“Skincare cocktail bisa bersifat agresif terhadap kulit. Hal yang sering terjadi adalah menggunakan campuran skincare terlalu banyak dan cepat sehingga kulit mengalami inflamasi dan iritasi.”
Nah, selain mengetahui produk skincare apa saja yang boleh dicampur atau digunakan bersamaan, lebih baik hindari mengaplikasikan terlalu banyak produk hasil ‘oplosan’ pribadi itu. Jika berniat mencampur lebih dari dua produk, lakukan secara bertahap. Jangan campurkan semuanya sejak begitu saja, terlebih lagi pada pemakaian pertama.
Namun, jika kamu sendiri tidak begitu yakin, sebaiknya tanyakan kepada dermatolog atau tidak mencoba-coba mencampur produk skincare tersebut. Tidak heran jika kaum hawa memiliki banyak sekali produk kecantikan di atas meja riasnya. Hal itu mereka gunakan sebagai salah satu upaya untuk mendukung penampilan dan kesehatan kulitnya, dan juga ingin untuk cepat menyelesaikan permasalahan kulit wajahnya.
Tetapi apa jadinya jika mereka mencampur bahan dalam produk kecantikan tersebut tanpa tahu bahan apa saja yang tidak boleh dicampur yang bisa berakibat buruk pada kulitnya?
Apa saja sih bahan dalam skincare yang enggak boleh dicampur?
Bagi kamu yang suka campur-campur skincare harus berhati-hati. Kamu enggak boleh asal mencampurnya karena ada beberapa kandungan yang enggak boleh kamu gabungin. Bukannya wajah cerah, malah jadi semakin bermasalah nantinya. Ini adalah beberapa kandungan dalam skincare yang enggak boleh kamu gabungin. Penasaran? Yuk, cek disini!
Niacinamide + AHA/BHA
Niacinamide yang kita tahu memang ampuh dalam menghilangkan bekas jerawat. Tapi ia sebenarnya tidak bisa digabung dengan pemakaian AHA (glycolic dan lactid acid). Karena Niacinamide bekerja pada pH kulit netral. Sedangkan AHA/BHA membuat pH kulit jadi rendah. Jika dipakai bersamaan kulit dapat menjadi iritasi.
Retinol + Benzoyl Peroxide
Benzoyl Peroxide dan Retinol memang terkenal dalam menyingkirkan jerawat. Tapi jika keduanya digabung dan dipakai secara berlapis dapat membuat kulit kamu iritasi karena dua kandungan ini sama-sama keras dan kuat. Kamu bisa memakainya di waktu yang berbeda, contohnya memakai benzoyl peroxide di pagi hari dan retinol di malam hari. Benzoyl peroxide tidak masalah jika dikombinasikan dengan AHA/BHA yang juga baik mengatasi jerawat.
AHA/BHA + Vitamin C
AHA/BHA yang sudah dijelaskan sebelumnya yaitu seperti glycolic, lactic, dan salicylic acid. Mereka berfungsi sebagai chemical exfoliant, yang artinya dapat membuat wajah cerah dan glowing. Tapi kamu jangan pakai berbarengan dengan Vitamin C karena dapat muncul hiperpigmentasi dan iritasi kulit. AHA/BHA dapat digabungkan dengan pemakaian hyaluronic acid atau aloe vera.
Vitamin C + Retinol
Ada beberapa bahan aktif yang dapat meningkatkan kemungkinan iritasi pada kulit dengan retinol, salah satunya adalah vitamin C. Seperti retinol, vitamin C efektif dalam melawan tanda-tanda penuaan, termasuk garis-garis halus, kencang, dan warna kulit yang tidak merata. Namun bila produk ini digunakan bersamaan, mereka dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif.
Alpha Hydroxy Acids + Retinol
Alpha hydroxy acids dan retinol sebenarnya bisa digunakan dalam waktu yang sama. Hanya saja bagi kalian yang memilki kulit sensitif alangkah lebih baik jika tidak menggunakan produk yang mengandung dua bahan tersebut secara langsung atau bersamaan satu sama lain karena berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit.
Vitamin C + Alpha Hydroxy Acids
Kedua bahan ini menawarkan manfaat antioksidan yang tinggi. Tapi sayangnya jika dikombinasikan, dua bahan ini bisa membuang keseimbangan pH kulit karena tingkat keasamannya menjadi terlalu tinggi. Produk yang mengandung vitamin C sebagai bahan mengandung tingkat keasaman yang rendah. Bila menggunakan produk semacam ini bersamaan dengan alpha hydroxy acids, seperti asam glikolat atau asam laktat, pada dasarnya hanya akan mengurangi keefektifan produk vitamin C.
Catatan untuk Glowingnesian:
Tidak semua orang memiliki jenis dan kesiapan kulit wajah yang sama. Jadi, ada baiknya pastikan terlebih dahulu segala sesuatu yang akan dipakai beserta kegunaan dan kandungannya. Siapa yang tidak ingin memiliki wajah cantik, bersih, bersinar dan selalu tampak fresh sehingga dibilang orang lebih awet muda dan percaya diri. Secara keseluruhan, yang paling penting adalah memilih skincare yang tepat dan rutin merawat kulit wajah kamu sehingga penggunaan produk perawatan kulit dapat maksimal dan bisa menuntaskan masalah wajahmu.
Selain itu, pentingnya merawat kulit wajah juga perlu didukung dengan minum air mineral yang cukup agar kulit tetap terhidrasi dengan baik, dan juga istirahat yang cukup serta hindari rokok dan stres.
Namun, jika kamu masih merasa tidak yakin dengan jenis kulit wajah yang dimiliki dan cenderung bermasalah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kulit, atau chatting bersama beauty advisor yang informasinya bisa kamu lihat di halaman pertama (home page) website ini. Dengan demikian, kami akan membantu kamu dan akan merekomendasikan perawatan yang tepat sesuai jenis kulit wajah kamu yang pastinya sesuai dengan arahan dokter.
Semoga informasinya bermanfaat ya, Glowingnesian!

Leave a Reply